Contoh Kajian pustaka

Kajian pustaka
Kajian pustaka merupakan daftar referensi dari semua jenis referensi seperti buku, jurnal papers, artikel, disertasi, tesis, skripsi, hand outs, laboratory manuals, dan karya ilmiah lainnya yang dikutip di dalam penulisan proposal. Semua referensi yang tertulis dalam kajian pustaka harus dirujuk di dalam skripsi. Referensi ditulis urut menurut abjad huruf awal dari nama akhir/keluarga penulis pertama dan tahun penerbitan (yang terbaru ditulis lebih dahulu). Apabila penulis yang sama mempunyai beberapa artikel/papers yang dirujuk, maka urutan artikelnya berdasarkan tahun publikasinya. Apabila pada tahun yang sama, paper dari penulis yang sama diterbitkan lebih dari 1 artikel, maka di belakang tahun dituliskan huruf kecil a, b, …, dan seterusnya.  Perlu dicatat bahwa minimal 30% dari total pustaka di dalam kajian pustaka adalah berasal dari artikel jurnal ilmiah yang relevan. Tata cara penulisan daftar pustaka adalah sebagai berikut:

a. Artikel/paper dari sebuah jurnal.
i.    Nama akhir/keluarga penulis pertama, nama kecil/depan, nama akhir/ keluarga penulis kedua, nama kecil/depan, dan nama penulis selanjutnya. Semua nama penulis harus ditulis disini. Nama kecil/depan bisa ditulis lengkap atau hanya inisialnya saja.
ii.    Tahun penerbitan/ publikasi ditulis dalam kurung.
iii.    Judul artikel/paper dicetak miring/italic dengan title case.
iv.    Judul jurnal, dicetak tebal.
v.    Nomor volume dari jurnal.
vi.    Nomor jurnal.
vii.    Nomor halaman dari artikel tersebut di dalam jurnal.
viii.    Antara satu hal dengan hal lainnya dipisahkan dengan tanda koma, dan pada akhir suatu referensi diberi tanda titik.
ix.    Apabila referensi tersebut ditulis lebih dari satu baris, maka baris kedua dan berikutnya ditulis menjorok 1 cm ke dalam. Jarak antara satu referensi ke referensi berikutnya adalah 1 spasi.
Contoh:
Neuman, S.P. (1980a), A Statistical Approach to the Inverse Problem of Aquifer Hydrology, 3, Improved Solution Method and Added Prespective, Water Resources Research, Vol. 16, No. 2, hal. 331-346.
Neupauer, R.M. dan Wilson, J.L. (2001), Adjoint-Derived Location and Travel Time Probabilities for a Multidimensional Groundwater System, Water Resources Research, Vol. 38, No. 6, hal. 1657-1668.
Catatan: penambahan huruf “a” setelah tahun untuk menunjukkan cara menuliskan referensi apabila seorang penulis menulis lebih dari 1 pustaka pada tahun yang sama. Untuk pustaka yang berikutnya (penulis yang sama pada tahun yang sama) ditambah dengan huruf b, c, dan seterusnya.

b. Buku.
i.    Nama pengarang dan tahun publikasi sama dengan item a.i dan a.ii di atas.
ii.    Judul buku dicetak miring/italic dengan title case.
iii.    Nomor volume dari buku (jika ada).
iv.    Edisi penerbitan.
v.    Nama penerbit.
vi.    Kota tempat diterbitkan.
Contoh:
Todd, K.D dan Mays, LW, (2005), Groundwater Hydrology, 3rd edition, John Wiley & Sons, Inc., New York.

c. Artikel/paper dalam sebuah buku yang ditulis/dirangkum oleh editor.
i.      Nama pengarang, tahun publikasi, dan judul artikel/paper sama dengan item a.i, a.ii, dan a.iii di atas.
ii.      Judul buku, didahului oleh kata in atau dalam, dicetak tebal.
iii.       Nomor volume dari buku (jika ada).
iv.       Edisi penerbitan.
v.       Nama editor, didahului dengan ed. atau eds. bila lebih dari satu editor.
vi.      Nama penerbit.
vii.    Kota tempat diterbitkan.
viii.    Nomor halaman dari artikel tersebut di dalam buku.
Contoh:
Hall, J.E. (1992), Treatment and Use of Sewage Sludge, dalam the Treat-ment and Handling of Wastes, eds. Bradshaw, A.D., Southwood, R., dan Warner, F., Chapman and Hall, London, hal. 63-82.

d. Artikel/paper dalam sebuah buku prosiding/proceeding (kumpulan makalah dari suatu seminar/conference).
i.      Nama pengarang, tahun publikasi, dan judul artikel/ paper sama dengan item a.i, a.ii, dan a.iii di atas.
ii.      Tulisan prosiding/proceeding diikuti dengan nama konferensi dan nomor konferensinya (pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya), dicetak tebal.
iii.    Nama editor, didahului dengan ed. atau eds. Bila lebih dari satu editor.
iv.    Penyelenggara seminar/conference.
v.         Kota tempat penyelenggaraan.
vi.    Nomor halaman dari artikel/paper tersebut di dalam prosiding.
Contoh:
Neuman, S.P. (1980), Adjoint-State Finite Element Equations for Parameter Estimation, Proceedings of Third International Conference on Finite Elements in Water Resources, Eds: Wang, S. Y. et al., University of Mississippi, Mississippi, hal. 189-215.

e. Proyek/project (student’s final project).
i.      Nama pengarang dan tahun publikasi sama dengan item a.i dan a.ii di atas.
ii.      Jenis project, dicetak tebal.
iii.    Nama perguruan tingginya.
iv.    Kota tempat penyelenggaraan.
Contoh:
Cox, M.J.M. (1994), Improvemant of a Hang-Glider’s Stall Characteris-tics, Mechanical Engineering Project, School of Engineering, The University of Middletown, Middletown.

f. Skripsi dan Tesis/thesis dan disertasi/dissertation.
i.    Nama pengarang, tahun publikasi, dan judul artikel sama dengan item a.i, a.ii, dan a.iii di atas.
ii.    Tulis: Skripsi/Tesis/dissertasi Ph.D/Master/Magister, dicetak tebal.
iii.    Nama perguruan tinggi.
iv.    Kota tempat perguruan tinggi tersebut.
Contoh:
Mardyanto, M.A. (2004), A Solution to an Inverse Problem of Groundwater Flow Using Stochastic Finite Element Method, Tesis Ph.D., University of Ottawa, Ottawa.

g. Standar teknis/engineering standard.
i.      Nama pengarang, tahun publikasi, dan judul artikel sama dengan item a.i, a.ii, dan a.iii di atas.
ii.      Nama penerbit.
iii.    Kota tempat diterbitkan.
Contoh:
ACI Committee 318 (1989), Building Code Requirements for Reinforced Concrete and Commentary, American Concrete Institute, Detroit.

h. Dokumen pemerintah/badan dunia.
i.      Nama pengarang, tahun publikasi, dan judul artikel sama dengan item a.i, a.ii, dan a.iii di atas.
ii.      Volume atau nomor (jika ada).
iii.    Nama penerbit.
iv.    Kota tempat diterbitkan.
Contoh:
World Health Organization (1976), Manual of the Statistical Clasification of Deseases, Injury, and causes of Death: Based on the Recomendation of the 9th Revision Conference, 1975 and Adopted by the 29th World Health Assembly, Vol. 1, WHO, Geneva.

i. Komunikasi pribadi.
Komunikasi pribadi tidak diperkenankan dimasukkan dalam daftar referensi.

j. Bahan kuliah/Handouts.
i.    Nama pengarang, tahun publikasi sama dengan item a.i, dan a.ii di atas.
ii.    Judul topik handouts, dicetak miring.
iii.    Tulisan: lecture handout/bahan kuliah, dicetak tebal.
iv.    Nama mata kuliah, dicetak tebal.
v.    Nama perguruan tinggi.
vi.    Kota tempat perguruan tinggi tersebut.
Contoh:
Seidel, R. (1996), Robotics, Lecture handout: Engineering and Society, the University of Middletown, Middletown.

k. Petunjuk praktikum/laboratory manual.
i.      Nama pengarang, tahun publikasi sama dengan item a.i, dan a.ii di atas.
ii.      Nama dari kegiatan laboratorium/ praktikum, dicetak miring.
iii.    Tulisan: laboratory manual/ petunjuk praktikum, dicetak tebal.
iv.    Nama perguruan tinggi.
v.      Kota tempat perguruan tinggi tersebut.
Contoh:
Hermana, J., Tangahu, B.V., dan Samodra, A. (2003), Metoda Analisa Pencemar Lingkungan, Petunjuk Praktikum, Jurusan Teknik Lingkungan FTSP-ITS, Surabaya.

l. Artikel/ paper dari Internet.
Sampai sekarang belum ada konvensi tentang penulisan daftar pustaka dari sumber Internet. Namun untuk bijaknya jangan memasukkan bahan ini dalam referensi suatu karya ilmiah. Suatu contoh penulisan darta pustaka dari sumber Internet disajikan di bawah ini.
Contoh:
Internet News Group Comp. Compression (1995), Frequently Asked Question Part I, Subject (17): What is the State of Fractal Image Compression?, Entry from Mair, P. mair@Zariski.harvard.edu.



1 komentar:

lusi tania mengatakan...

maksude piye???

(mksudny gimana???)

Poskan Komentar